Pantai

20 11 2006

hijaunya cemara dari kejauhan
menambah resah jiwaku
mengapa?
saat yang lalu, teringatku akan
ranting-ranting yang membelenggu
mengapa?
seolah tak mau membebaskan
gerak langkahku pun membeku
mengapa?
karena segarnya udara pagi menawan
tak mampu memadamkan panasnya kalbu

tanah merah bertabur benih
udara pagi bersaput embun putih
ada kala ku terlena memendam gairah
melihat alam pagi memberi salam ketika melangkah

pasir putih itu masih melekat di ujung hidungku
gairah yang berdebur bersama ombak kian menggebu
menapaki sekujur tubuh yang masih basah oleh nafsu
sampai alam membangunkanku dalam desah nafasku

masih seperti dulu
selalu terburu buru
dalam melangkahkan kedua kakiku
berpacu dengan rambut hitamku
meski mempercepat langkahku
ku selalu berharap seperti itu
berkhayal satu waktu
tak sabar menunggu

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: