Epilog Senja Hari

19 11 2006

Dingin …

senja di balkon ini

seperti biasa ku melamun

memandang orang kian kemari

tapi ku tak pernah bosan

Sepintas …

pesonamu semalam

masih terbayang jelas

walau hanya dalam temaram

senyum itu tak ku lepas

Entah bagaimana mengatakan

aku terlena …

hanya karena kedamaian

aku bahagia …

Masih kupandang orang lalu lalang

malam pun menjelang

ku hanya berharap

bagai burung mengepak sayap

kembali ke peraduan

menikmati kehangatan

Dan masih membekas

binar matamu memelas

seolah sampaikan sebuah pesan

jangan khianati kepercayaan

sampai ku sadari

itu bukan mimpi

hingar bingar kendaraan

tak ku pedulikan

hanya kumandang adzan

yang menyadarkan

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: